PENGARUH WIRAUSAHA TERHADAP PENGEMBANGAN KARIR PADA DISTRIBUTOR MLM

November 8, 2009

penelitian dilakukan untuk mengetahui pengaruh para poengusaha yang bergerak pada bidang MLM. berdasrkan latar belakangan tersebut pengembangan karir pengusaha tersebut di pengaruhi oleh 2 faktor yaitu faktor ekstyernal dan faktor internal. faktor intewrnal pada wirausaha di bagi tiga komponen

ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN PADA PT. CARAKA CITRA GRIYA TAMA DALAM MEMASARKAN PRODUK PERUMAHAN

November 8, 2009

abstraks:

Dalam menghadapi era perdagangan bebas kini setiap perusahaan mengubah
format strategi pemasaran salah satunya berorientasi pada bagaimana membangun
perusahaan yang kuat. Oleh karena itu, perusahaan harus mengembangkan strategi
pemasarannya agar tetap bertahan ditengah-tengah gelombang persaingan untuk
memasuki pasar yang cukup tinggi. Dan satu yang tidak boleh dilupakan oleh
perusahaan adalah konsumen, perlu disadari bahwa perubahan gaya hidup saat ini
menyebabkan konsumen juga mempunyai cara sendiri dalam memenuhi
kebutuhan konsumen.

Analisis Strategi Bisnis Pada PT. XXXX XXXX

November 8, 2009

Abstrak

PT. XXXX XXXXXX adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan produk sepatu dan sandal dengan merk XXXXXXX dan XXXXX. Dengan semakin banyaknya persaingan dalam dunia bisnis sekarang ini, merupakan suatu tantangan bagi perusahaan untuk dapat selalu bersaingdan bertahan didalam persaingan bisnis.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Tehnik pengumpulan data menggunakan penelitian melalui survey, yaitu melakukan wawancara dan memberikan kuisioner kepada direktur perusahaan dan manajer bagian layanan umum yang membawahi bagian penjualan. Data-data yang telah diperoleh dianalisis dengan mengunakan analisis SWOT, alasannya karena dalam membuat suatu strategi yang tepat untuk dijalankan perusahaan harus terlebih dahulu melihat dari segi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan, dalam melakukan penelitian menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui dengan tepat strategi yang digunakan perusahaan dalam menjalankan perusahaannya.
Dari analisis SWOT yang dilakukan diketahui bahwa nilai IFAS 2,64584 dan nilai EFAS 2,32827. sehingga matrik IEnya menunjukan bahwa posisi perusahaan berada pada strategi konsentrasi melalui integrasi horisontal atau stabilitas, yaitu merupakan suatu keadaan dimana perusahaan mengalami suatu masa pertumbuhan. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa strategiyang sebaiknya digunakan adalah strategi pertumbuhan melalui integrasi horizontal, yaitu suatu kegiatan untuk memperluas perusahaan dengan cara membangun outlet-outletdan butik-butik penjualan di kota-kota besar, dan juga meningkatkan produknya dengan melakukan inovasi produk. Hasil diagram SWOT juga menunjukan bahwa perusahaan menerapkan strategi agresif atau pada kuadran 1 dimana pada kuadran 1 ini memiliki nilai positif.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan sebaiknya menerapkan strategi SO (strengths – opportunities) agar dapat mempertahankan kondisi perusahaan agar dapat tetap dapat bertahan dalam bidangnya.

“Pengaruh Biaya Promosi Terhadap Volume Penjualan Mobil Suzuki Escudo pada PT. Indomobil Suzuki

November 8, 2009

abstraks:

Semua perusahaan yang bergerak dalam penyediaan kebutuhan dan permintaan dari para konsumen bertujuan mendapatkan keuntungan melalui aktivitas dari penjualan produk dan jasa yang dihasilkannya. Keuntungan tersebut dapat tercapai jika perusahaan mampu untuk memaksimalkan volume penjualan dari barang dan jasa yang dihasilkannya.
PT. Indomobil Suzuki International adalah salah satu badan usaha yang bergerak dalam bidang industri dan perdagangan otomotif. Dalam menjalankan usahanya PT. Indomobil Suzuki International memproduksi mobil dan motor, Selain itu juga sebagai agen tunggal dalam mendistribusikan produk mobil import.
Berdasarkan wawancara awal dengan bagian pemasaran, data volume penjualan produk mobil disajikan dalam jumlah unit mobil terjual. Data volume penjualan tersebut dilaporkan oleh pihak penjualan ke pihak perusahaan dalam laporan berkala. Manajemen menetapkan target penjualan setiap tahun. Target penjualan ditetapkan berdasarkan kebijakanyang ditetapkan oleh perusahaan.
Berdasarkan observasi awal, maka penulis mengajukan untuk meneliti produk mobil Suzuki Escudo karena menurut manajer pemasaran PT. Indomobil Suzuki Internasional volume penjualan mobil Suzuki Escudo adalah yang paling kecil jumlahnya dibanding dengan jenis mobil Suzuki yang lain. Untuk tahun penelitian Penulis memilih Tahun 2000-2004 karena data pada Tahun 2000-2004 adalah yang paling aktual dalam melihat persaingan dunia otomotif dewasa ini.

Pengaruh Harga, Promosi dan Kualitas Terhadap Keputusan Pembelian Produk Alkohol One Med di

November 8, 2009

abstraks:
Penelitian ini menggunakan 3 variabel bebas yaitu pengaruh harga, promosi dan kualitas serta variabel keputusan pembelian produk.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang mengambil keputusan dalam membeli produk One med pada tahun 2005 yang berjumlah 1324 orang di Semarang dengan sampel yang diambil sebanyak 93 orang responden.
Dengan menggunakan uji t menunjukkan bahwa variabel harga, promosi, kualitas dan distribusi mempunyai taraf signifikan < 0,05 sehingga variabel-variabel tersebut mempunyai pengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk alkohol One med. Berdasarkan hasil perhitungan F hitung, secara bersama-sama variabel-variabel harga, promosidan kualitas mempunyai taraf signifikan < 0,05, hal ini membuktikan bahwa variabel-variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian produk alkohol One med.
Pada uji koefisien determinasi (Adjust R Square) menunjukkan bahwa keputusan pembelian produk alat kesehatan One med dipengaruhi oleh variabel harga, promosidan kualitas sebesar 77,2%, sedangkan persentase sisanya sebesar 22,8% dijelaskan oleh variabel yang lain atau sebab-sebab diluar model regresi penelitian ini misalnya pelayanan, saluan distribusi dan sebagainya

ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL BAHAN PEMBANTU PADA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM

November 8, 2009

PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM (PDAM) Bandarmasih Kota Banjarmasin adalah perusahaan yang bergerak dibidang produksi air baku menjadi air bersih. Dari hasil penelitian yang penulis lakukandapat diketahui bahwa selama ini peranan sistem pengendalian intern bahan pembantu yang digunakan perusahaan masih bersifat manual dalam pengumpulan data dan hanya pada proses pengolahan data menjadi informasi yang menggunakan komputer. Dengan demikian informasi belum dapat dihasilkan dengan tepat, cepat, dan akurat oleh pihak-pihak yang terkait dalam pengendalian intern bahan pembantu tersebut. Dengan demikian yang menjadi rumusan masalah pada skripsi ini adalah bagaimana peranan sistem pengendalian intern bahan pembantu pada PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin.

Perusahaan dalam pengumpulan data masih secara manual dan hanya pada proses pengolahan data menjadi informasi yang akan disajikan untuk pihak internal yang menggunakan alat bantu komputer.

Dalam teknik analisis data, penulis mengumpulkan data-data yang terkait dengan sistem pengendalian internal bahan pembantu seperti dokumen Daftar Permintaan Barang, Laporan Penerimaan Barang, Surat Order Pembeliandan data temuan lainnya, kemudian dianalisa dan dibandingkan dengan teori yang berkaitan dengan sistem pengendalian internal, sehingga dapat dihasilkan suatu kesimpulan dan saran untuk pemecahan masalah.

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian internal bahan pembantu. Sedangkan manfaat penelitian ini adalah sebagai masukan kepada perusahaan guna mencapai tujuanyang diharapkan khususnya mengenai sistem pengendalian internal.

ANALISIS IMPLEMENTASI PENJUALAN KREDIT PADA PT

November 8, 2009

Dalam menjalankan roda usahanya, suatu perusahaan selalu memerlukan sejumlah modal kerja merupakan salah satu bentuk modal yang erat hubungannya dengan kegiatan operasional perusahaan sehari-hari. Untuk itu perlu dianalisa apakah modal kerja yang dimiliki oleh perusahaan telah digunakan secara efisien, karena penggunaan modal kerja yang tepat merupakan penunjang keberhasilan usaha perusahaan.
Salah satu elemen dari modal kerja ialah piutang. Dengan adanya piutang ini memiliki arti yang positif, namun tidak berarti investasi pada piutang tidak menimbulkan resiko. Apabila pihak manajemen tidak berhati-hati dalam mengelola piutangyang dimilikinya, maka akan berakibat cukup fatal sebab yang terlihat disini adalah penjualan kredit yang besar. Semakin besar volume penjualan kredit, semakin besar pula total piutang perusahaan yang berarti semakin tinggi resiko yang dihadapi oleh n\modal kerja.
Berdasarkan data yang dihimpun dari PT. Rodasurya Adimas Banjarmasin, maka dapat terlihat dengan jelas semakin menurunnya tingkat perputaran piutang dan semakin lambatnya waktu pengumpulan piutang dari waktu pengumpulan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Hal ini mengakibatkan semakin besarnya modal kerja yang tertanam dalam pada piutang dan semakin menurunnya kemampuan perolehan laba perusahaan.
Dengan tujuan memperbaiki keadaan tersebut, penulis memberikan saran agar perusahaan melakukan perubahan dalam penerapan syarat kredit , lebih selektif dalam memilih debitur, perlunya perusahaan menyusun aging schedule of receivablesdan semakin mengaktifkan divisi penagihan piutangnya.

ANALISIS IMPLEMENTASI PENJUALAN KREDIT PADA PT

November 8, 2009

Dalam menjalankan roda usahanya, suatu perusahaan selalu memerlukan sejumlah modal kerja merupakan salah satu bentuk modal yang erat hubungannya dengan kegiatan operasional perusahaan sehari-hari. Untuk itu perlu dianalisa apakah modal kerja yang dimiliki oleh perusahaan telah digunakan secara efisien, karena penggunaan modal kerja yang tepat merupakan penunjang keberhasilan usaha perusahaan.
Salah satu elemen dari modal kerja ialah piutang. Dengan adanya piutang ini memiliki arti yang positif, namun tidak berarti investasi pada piutang tidak menimbulkan resiko. Apabila pihak manajemen tidak berhati-hati dalam mengelola piutangyang dimilikinya, maka akan berakibat cukup fatal sebab yang terlihat disini adalah penjualan kredit yang besar. Semakin besar volume penjualan kredit, semakin besar pula total piutang perusahaan yang berarti semakin tinggi resiko yang dihadapi oleh n\modal kerja.
Berdasarkan data yang dihimpun dari PT. Rodasurya Adimas Banjarmasin, maka dapat terlihat dengan jelas semakin menurunnya tingkat perputaran piutang dan semakin lambatnya waktu pengumpulan piutang dari waktu pengumpulan yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Hal ini mengakibatkan semakin besarnya modal kerja yang tertanam dalam pada piutang dan semakin menurunnya kemampuan perolehan laba perusahaan.
Dengan tujuan memperbaiki keadaan tersebut, penulis memberikan saran agar perusahaan melakukan perubahan dalam penerapan syarat kredit , lebih selektif dalam memilih debitur, perlunya perusahaan menyusun aging schedule of receivablesdan semakin mengaktifkan divisi penagihan piutangnya.

Analisis Strategi Bisnis Pada PT. XXXX

November 8, 2009

PT. XXXX XXXXXX adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan produk sepatu dan sandal dengan merk XXXXXXX dan XXXXX. Dengan semakin banyaknya persaingan dalam dunia bisnis sekarang ini, merupakan suatu tantangan bagi perusahaan untuk dapat selalu bersaingdan bertahan didalam persaingan bisnis.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Tehnik pengumpulan data menggunakan penelitian melalui survey, yaitu melakukan wawancara dan memberikan kuisioner kepada direktur perusahaan dan manajer bagian layanan umum yang membawahi bagian penjualan. Data-data yang telah diperoleh dianalisis dengan mengunakan analisis SWOT, alasannya karena dalam membuat suatu strategi yang tepat untuk dijalankan perusahaan harus terlebih dahulu melihat dari segi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman perusahaan, dalam melakukan penelitian menggunakan analisis SWOT untuk mengetahui dengan tepat strategi yang digunakan perusahaan dalam menjalankan perusahaannya.

Dari analisis SWOT yang dilakukan diketahui bahwa nilai IFAS 2,64584 dan nilai EFAS 2,32827. sehingga matrik IEnya menunjukan bahwa posisi perusahaan berada pada strategi konsentrasi melalui integrasi horisontal atau stabilitas, yaitu merupakan suatu keadaan dimana perusahaan mengalami suatu masa pertumbuhan. Dari hasil tersebut dapat diketahui bahwa strategiyang sebaiknya digunakan adalah strategi pertumbuhan melalui integrasi horizontal, yaitu suatu kegiatan untuk memperluas perusahaan dengan cara membangun outlet-outletdan butik-butik penjualan di kota-kota besar, dan juga meningkatkan produknya dengan melakukan inovasi produk. Hasil diagram SWOT juga menunjukan bahwa perusahaan menerapkan strategi agresif atau pada kuadran 1 dimana pada kuadran 1 ini memiliki nilai positif.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan sebaiknya menerapkan strategi SO (strengths – opportunities) agar dapat mempertahankan kondisi perusahaan agar dapat tetap dapat bertahan dalam bidangnya.

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN LABA

November 8, 2009

Pencapaian laba yang maksimal adalah tujuan dari setiap perusahaan maka dalam prosesnya perlu perencanaan yang matang. Untuk itulah diperlukan analisis laporan keuangan sebagai dasar bagi perencanaan laba. Hasil analisis dan interpretasi tersebut dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh pihak manajemen perusahaan dalam kebijakan perencanaan laba.
Hal menarik inilah yang menjadi salah satu alasan penulis memilih judul “Analisis Laporan Keuangan Sebagai Alat Perencanaan Laba Pada P.D.UNION Medan “. Tujuan penulis melakukan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana peranandan pengaruh dari analisis laporan keuangan yang dilakukan pihak manajemen perusahaan terhadap perencanaan laba periode yang akan datang.

Pencapaian laba yang maksimal adalah tujuan dari setiap perusahaan maka dalam prosesnya perlu perencanaan yang matang. Untuk itulah diperlukan analisis laporan keuangan sebagai dasar bagi perencanaan laba. Hasil analisis dan interpretasi tersebut dijadikan sebagai bahan pertimbangan oleh pihak manajemen perusahaan dalam kebijakan perencanaan laba